Kenaikan Honor Guru Madrasah, Kasmarni: Akan Disamakan Dengan Sekolah Umum

Kenaikan Honor Guru Madrasah, Kasmarni: Akan Disamakan Dengan Sekolah Umum

BENGKALIS - Pasangan Calon Bupati Bengkalis, Kasmarni dan Calon Wakil Bupati Bengkalis, H Bagus Santoso, menjanjikan kenaikan honor guru madrasah jika kelak dirinya diamanahkan menjadi pememimpin Kabupaten Bengkalis. Bahkan jika anggaran memungkinkan, honor guru madrasah akan disamakan dengan honor guru sekolah umum.

Hal itu disampaikan Kasmarni menjawab keinginan dari salah seorang guru madrasah, Zainudin, saat menghadiri silaturrahmi dengan ratusan masyarakat Desa Pangkalan Batang Kecamatan Bengkalis, Senin (14/9) malam, di kediaman H Mawardi, ketua PBB Kabupaten Bengkalis.

Kata Kasmarni, sekolah madrasah berada di bawah naungan Kementerian Agama. Kendati begitu, selama ini Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis telah begitu banyak membantu. Tidak hanya bantuan untuk honor para guru tapi juga membamgun sejumlah fasilitas pendidikan (gedung), sarana dan prasarana lainnya.

“Ada regulasi yang mengaturnya pak, bahwa sekolah agama dibawah naungan Kementrian Agama, tidak di pemda. Jika memang dibolehkan oleh aturan atau memang diserahkan ke pemda, maka insyaallah pak honor guru madrasah akan kita samakan dengan honor guru sekolah umum,”terang Kasmarni.

 Hanya memang kata mantan Camat Pinggir ini, kenaikan honor itu bisa dilaksanakan jika memang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bengkalis memungkinkan,” Artinya, kita lihat kekuatan anggaran kita. Terkadang kita punya niat yang baik, tapi tidak didukung oleh regulasi dan anggaran. Tapi ini menjadi komitmen kami pak, bahwa kami sangat peduli dengan pendidikan di daerah kita, tidak hanya pendidikan umum tapi juga pendidikan agama,” imbuh Kasmarni.

Sebelum itu, salah seorang warga Zainuddin yang tak lain guru MDTA di Pangkalan Batang, berharap ada kenaikan honor guru madrasah jika kelak pasangan KBS terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bengkalis.

Selain itu kata Zainuddin, paska pemekaran desa Pangkalan Bantang menjadi dua desa, banyak asset desa induk yang menjadi asset desa pemekaran, seperti sejumlah gedung sekolah dan lainnya,” Harapan kami, selain honor sarana pendidikan agama juga harap diperhatikan, termasuk juga sarana rumah ibadah,” pinta Zainuddin.

Sementara itu warga lainnya, Ahmad meminta KBS untuk memperhatikan pendidikan anak yatim. Selama ini, masih sangat sedikit anak-anak yatim yang bisa mengecap pendidikan tinggi. Mereka kata Ahmad, bukan tidak mau atau tidak mampu belajar, kondisi ekonomilah yang membuat mereka putus sekolah.

 “Kelak jika diamanahkan untuk memimpin Bengkalis, saya berharap ibuk Kasmarni bisa memperhatikan pendidikan anak-anak yatim ini buk. Minimal pendidikan mereka sampai sarjana, sehingga masa depan anak-anak yatim ini lebih baik,” pinta Ahmad.

Terkait pendidikan anak yatim, kata Kasmarni, salah satu program unggulan KBS yang termuat dalam Kartu Bengkalis Sejahtera adalah Bengkalis Pintar. Program ini dimaksudkan memberikan beasiswa kepada anak berprestasi, bantuan kepada anak kurang mampu yang ingin melanjutkan pendidikan, seperti bantuan tas, buku dan perlengkapan sekolah lainnya.

 “Terkait pendidikan anak yatim ini pak, ini memang menjadi salah satu program unggulan kami. Kami telah siapkan program Bengkalis Pintar. Dan hal ini sebetulnya secara pribadi sudah kami lakukan beberapa tahun terakhir. Banyak anak-anak yatim yang kami kuliyahkan, bahkan kami antarkan mereka sampai memperoleh pekerjaan. Insyaallah pak, ini sudah menjadi komitmen kami,” papar Kasrmani disambut yel-yel KBS menang.

Turut hadir dalam acara tersebut, Calon Wakil Bupati, H Bagus Santoso, Ketua DPD PAN, Saukani, ketua PBB, H Mawardi, pengurus DPD PAN Riau, H Mustafa Kamal, Ketua Tim Koalisi KBS, Iskandar serta serta sejumlah undangan lainnya. (yulistar)