Kebakaran Makin Jadi, Barracuda Polres Bengkalis Ikut Diturunkan Padamkan Api

Kebakaran Makin Jadi, Barracuda Polres Bengkalis Ikut Diturunkan Padamkan Api
Barracuda Polres Bengkalis Bantu Pemadaman Api

BENGKALIS  - Musibah kebakaran terjadi di pusat kota Bengkalis bertetangga dengan kantor Bupati Bengkalis. Apesnya, 4 unit ruko dan tiga rumah semi permanen warga di Jalan A.Yani Bengkalis, ludes terbakar. Rabu (02/09).

Meski tidak ada korban jiwa, namun insiden tersebut menyebabkan korban menderita kerugian material hingga ratusan juta.

Menurut informasi, kebakaran bermula dari salah satu rumah yang berada di belakang Ruko yang sedang melaksanakan sembahyang 'Hantu' warga keturunan. Dari rumah menjalar ke rumah sebelahnya  kemudian menjalar ke empat ruko yang lain.

"Warga sempat melakukan pemadaman secara manual. Sayang, api dengan cepat merambat ke seluruh bagian," beber Jefry Tumangkeng yang melihat dari jalan Asap hitam mengepul tinggi.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Api bersumber dari sebuah rumah di belakang ruko yang terbakar."saya curiga api hitam datang ke lokasi api sudah besar dan saya hubungi Damkar tak diangkat lalu saya menuju ruko depan pemilik Riau keramik saya kasih tahu ada api di belakang Ruko nya," terang Jefry Tumangkeng yang juga salah satu ketua RT kelurahan Bengkalis kota.

Tampak Kepala Damkar Bengkalis Syafrizan di lokasi kebakaran mengatakan sudah mengerahkan 40 orang petugas dan empat armada untuk menjinakkan api.

"Kita mendapat laporan dari warga bahwa ada kebakaran, hari ini kita kerahkan personel dari Pos Bengkalis dan Bantan, " ucap Kepala Damkar.

Kendati mengerahkan puluhan personel, petugas Damkar tampak kesulitan melakukan proses pemadaman. Pemadaman sempat terhenti karena armada harus melakukan pengisian ulang air.

Selain dari Damkar Kabupaten Bengkalis Polres Bengkalis membantu pemadaman api dengan menurunkan mobil Barracuda yang biasanya diturunkan ketika ada demonstrasi, juga terlihat ikut turun membantu memadamkan api.

"Hari ini benar-benar parah kebakarannya pihak damkar lambat mengantisipasi api dari rumah belakang dari awal hanya 1 mobil pemadam itupun untuk memadamkan rumah yang di belakang Ruko dan sampai sekarang tidak ada mobil damkar muncul katanya lagi ngisi air," kata salah seorang warga yang menyaksikan kebakaran.(yulistar)