Dihadiri Pelbagai Etnis Warga, Suyatno Kampanye di Jalan Satria Bagansiapiapi

Dihadiri Pelbagai Etnis Warga, Suyatno Kampanye di Jalan Satria Bagansiapiapi

ROKAN HILIR - Kampanye dialogis pasangan petahana bernomor urut dua di Jalan Satria Bagansiapiapi dihadiri pelbagai etnis warga diantaranya warga Tionghoa, Jawa, Batak dan Melayu. Calon Bupati Suyatno menjelaskan dirinya menghadiri kampanye di jalan Satria Bagansiapiapi, Selasa (10/11/2020) atas undangan warga masyarakat. Lanjutnya menjelaskan bahwa dia sebagai bupati Rohil saat ini sedang cuti karena kembali mencalonkan diri dengan pasangan yang sama.

"Saya maju karena ada pekerjaaan lagi yang harus saya kerjakan,"tuturnya.

Dijelaskannya bahwa pada masa dirinya menjabat bupati Rokan Hilir telah banyak pembangunan yang dilaksanakan selama ini. Bahkan lanjutnya dirinya membangun daerah Rohil sejak menjadi Wabup hingga bupati Rohil sedang cuti saat ini. Bukti pembangunan yang dikerjakan masa dirinya diantaranya puskesmas Bagansiapiapi, Puskesmas Bagan punak, jalan ujung Tanjung Bagansiapiapi, jalan simpang 200, jalan di Bangko Pusako, jalan di Pekaitan.

"2021 Bagansiapiapi hingga ujung Tanjung sudah tidak ada masalah lagi karena jalan tersebut akan mulus. Meskinpun menggunakan dana pusat tetapi perlu kerja keras untuk menjemput bola ke pusat,"katanya.

Dikatakan Suyatno rakyat secara bersama harus selalu menjaga daerah Rokan Hilir senantiasa selalu kondusif. Jangan masyarakat terbawa oleh isu yang tidak benar. Oleh sebab itu diharapkannya masyarakat Rohil menjaga kesatuan dan persatuan secara kompak dengan membangun negeri ini secara bersama sama.

Dikatakannya kita tinggal di NKRI. Oleh sebab itu, siapapun yang tinggal di Rokan Hilir adalah masyarakat Rokan Hilir. Kekompakan dirinya bersama Jamiludin merupakan motivasi masyarakat agar selalu kompak dan bersama.

"Saya dengan Jamiludin tidak berpisah karena sudah saling mengerti dan satu visi dan misi untuk melanjutkan pembangunan. Di Indonesia bisa dihitung yang sama-sama lagi maju pada pilkada,"katanya.

Dikatakannya, kebersamaan dirinya dengan Jamiludin merupakan nilai kekompakan mereka yang selalu bersama sama membangun Rohil.

Didalam bekerja selama ini mereka selalu membagi tugas dan koordinasi dengan keputusan akhir tetap pada dirinya sebagai bupati Rohil. Bahkan ada juga wewenang diserahkan ke camat.

"Sebahagian wewenang bupati telah diserahkan ke camat agar untuk melancarkan pelayanan kepada masyarakat,"tuturnya. (andy)