Dialog Belum Temu Titik Terang, Mahasiswa Ingin Dapat Bea Siswa Kesra dan Baznas

Dialog Belum Temu Titik Terang, Mahasiswa Ingin Dapat Bea Siswa Kesra dan Baznas

ROKAN HILIR- Dialog bersama mahasiswa berlangsung di ruang rapat bagian kesra kantor bupati Rokan Hilir, Senin (26/10/2020). Dialog dilaksanakan sekitar jam 14.00 wib tersebut dengan perwakilan aliansi gerakan Rokan Hilir menggugat. Hadir saat itu pj.sekdakab Rohil HM Job Kurniawan,SAP, Asisten 1 Sekdakab Rohil Drs H.Ferry H.Parya,Msi, kabag Ops Polres Rohil, kasat intel Polres Rohil, kabag kesra Kamelia Zulandari, ketua Baznas H.Baharuddin, komisioner dari baznas, panitia penyaluran bea siswa kesra dan mahasiswa. Pada pertemuan tersebut belum menemukan titik terang. Karena pihak mahasiswa tetap berkeinginan agar mereka dapat menerima bantuan beasiswa dari Kesra dan Baznas Rohil.

Namun pemerintah daerah tidak bisa memenuhi keinginan tersebut karena jika sudah menerima bea siswa dari baznas tidak diberikan lagi bantuan bea siswa dari kesra. Begitu juga sebaliknya, jika menerima bantuan beasiswa dari kesra tidak diberikan lagi bantuan beasiswa dari Baznas Rohil. 

Disamping itu, setiap penerima bea siswa dari baznas sudah menandatangani pernyataan dirinya tidak menerima bea siswa dari pemerintah daerah kabupaten Rokan Hilir dalam hal ini kesra maupun dari pihak lainnya. 

"Mediasi menemukan jalan buntu karena perwakilan mahasiswa tersebut bersikukuh untuk mendapatkan keduanya sekaligus. Bahkan berencana tetap melaksanakan aksinya besok,"tutur Kabag kesra.

Sebutnya dari data baznas sudah dibayarkan melalui anggaran Baznas sebanyak 218 orang, tetapi dari 218 tersebut, sebanyak 156 orang mengajukan lagi permohonan beasiswa ke kesra. Bagi Kesra yang sudah di bayarkan beasiswanya oleh baznas kesra tidak lagi membayarkannya.

Sementara itu ketua Baznas Rohil H.Baharudin menjelaskan bahwa bantuan bea siswa telah di berika kepada pemohon penerimaan bantuan beasiswa dari Baznas Rohil.

Lanjut ia, adapun persyaratan permohonan bantuan bea siswa di Baznas yaitu  KK, KTP, Pas foto 3X4, kartu mahasiswa, surat keterangan tidak mampu dari penghulu/lurah  juga menandatangani surat pernyataan tidak pernah menerima bantuan beasiswa dari Pemda Rokan Hilir maupun pihak lainnya.

 " Surat pernyataan itu salah satunya berbunyi saya tidak menerima beasiswa dari pemerintah kabupaten Rokan Hilir dan dari pihak lain. Jadi masing-masing mahasiswa itu kami buat surat pernyataan," kata Baharudin.  

Kaplores Rokan Hilir, AKBP. Nurhadi Ismanto,SIK saat di hubungi media, Senin (26/10/2020) membenarkan bahwa besok, Selasa mahasiswa hendak menggelar aksi demo. 

" Benar, besok pagi. Mahasiswa  demo ingin menyampaikan tuntutan terkait bantuan bea siswa," kata Kapolres Rohil AKBP Nurhadi Ismanto,SH,SIK.

Nurhadi menegaskan pada saat menggelar aksi demontrasi ditegaskan untuk mentaati aturan sesuai protokol kesehatan.

" Pengamanan sudah kita siapkan, pada saat menggelar demo nanti harus mematuhi protokol kesehatan,"jelasnya.

Sementara itu, pihak dari mahasiswa yang hendak menggelar aksi damai belum berhasil dihubungi guna konfirmasi. (***/andy).